Cara Mengatasi Beser Agar Tidak Mengganggu Aktivitas Sehari-hari

Smallest Font
Largest Font

Beser atau sering buang air kecil adalah gangguan yang kerap mengganggu kenyamanan dan aktivitas sehari-hari. Kondisi ini tidak hanya merepotkan tetapi juga bisa menandakan masalah kesehatan yang perlu perhatian serius. "Kenapa sering kencing malam hari?" menjadi pertanyaan umum yang sering muncul bagi penderita beser.

Beser atau dikenal secara medis sebagai Overactive Bladder (OAB) adalah kondisi di mana seseorang mengalami dorongan mendesak untuk berkemih yang sering kali tidak dapat ditunda. Menurut Prof. dr. Harrina Erlianti Rahardjo, SpU (K), PhD, Ketua PERKINA, kondisi ini menyebabkan rasa ingin segera berkemih yang berlebihan.

Frekuensi buang air kecil yang normal berkisar antara 4 sampai 8 kali sehari, dengan rata-rata sekitar 7-8 kali, dan kandung kemih manusia dapat menampung hingga 600 ml urine. Rasa ingin kencing biasanya muncul saat kandung kemih terisi sekitar 150 ml. Jika frekuensi ini meningkat secara signifikan, hal itu menandakan adanya gangguan.

Penyebab Beser pada Wanita

Pada wanita, penyebab beser beragam, mulai dari infeksi saluran kemih, kandung kemih yang terlalu aktif, vaginitis, hingga pielonefritis atau infeksi ginjal. Selain itu, konsumsi kafein berlebihan dan gangguan kecemasan juga berkontribusi terhadap peningkatan frekuensi buang air kecil.

Penyebab Beser pada Pria dan Lansia

Pria sering mengalami beser akibat pembesaran prostat jinak (Benign Prostatic Hyperplasia/BPH) yang menekan uretra dan mengiritasi kandung kemih. Sementara itu, lansia memiliki risiko lebih tinggi mengalami gangguan berkemih karena proses penuaan yang memengaruhi fungsi kandung kemih dan otot-otot sekitar.

Faktor Risiko dan Pemicu Beser

Beberapa faktor yang meningkatkan risiko beser antara lain:

  • Usia lanjut yang menyebabkan melemahnya otot kandung kemih.
  • Kehamilan yang menekan kandung kemih dan mengubah fungsi saluran kemih.
  • Konsumsi obat-obatan seperti diuretik yang meningkatkan produksi urine.
  • Minuman berkafein yang bersifat diuretik dan merangsang kandung kemih.

Faktor-faktor ini dapat memperparah gejala beser dan perlu diwaspadai agar tidak semakin mengganggu.

Cara Mengatasi Beser dengan Pendekatan Medis dan Perilaku

Mengatasi beser memerlukan pendekatan yang menyeluruh, mulai dari perubahan gaya hidup hingga terapi medis bila perlu. Berikut adalah beberapa strategi utama yang disarankan oleh para ahli.

Perubahan Pola Minum dan Makanan

Mengurangi konsumsi kafein dan minuman beralkohol dapat membantu menurunkan frekuensi buang air kecil. Selain itu, mengatur jumlah asupan cairan agar tidak berlebihan juga penting karena kebutuhan cairan normal orang dewasa sekitar 2 liter per hari.

Melatih Kandung Kemih

Latihan kandung kemih bertujuan menambah kapasitas dan meningkatkan kontrol otot kandung kemih. Teknik ini meliputi menunda buang air kecil secara bertahap untuk mengurangi frekuensi yang berlebihan.

Senam Otot Dasar Panggul

Senam Kegel membantu menguatkan otot dasar panggul yang berperan dalam menahan urine. Latihan ini efektif terutama untuk wanita, tapi juga dapat membantu pria yang mengalami beser.

Terapi Obat-obatan

Dalam beberapa kasus, dokter dapat meresepkan obat-obatan yang membantu mengurangi kontraksi kandung kemih berlebihan. Namun, semua pengobatan harus dikonsultasikan terlebih dahulu dengan profesional medis.

Tips Mengurangi Frekuensi Kencing Terus Menerus

Selain terapi utama, beberapa tips praktis dapat membantu mengurangi sering buang air kecil yang mengganggu:

  • Menghindari minuman berkafein dan beralkohol.
  • Menjaga berat badan ideal untuk mengurangi tekanan pada kandung kemih.
  • Mengelola stres dan kecemasan yang bisa memicu beser.
  • Mengatur pola tidur agar tidak terlalu sering terbangun untuk buang air kecil.

Peran Pemeriksaan Medis untuk Penanganan Beser

Beser bukan hanya masalah kenyamanan, tetapi juga bisa menjadi gejala penyakit serius seperti diabetes, infeksi saluran kemih, atau gangguan prostat. Oleh karena itu, pemeriksaan medis yang tepat sangat penting untuk menentukan penyebab dan penanganan yang sesuai.

Dokter biasanya akan melakukan anamnesis, pemeriksaan fisik, serta tes urine atau pencitraan untuk menilai kondisi kandung kemih dan saluran kemih.

Perbandingan Frekuensi Buang Air Kecil dan Faktor Penyebab

Data perbandingan frekuensi buang air kecil dan faktor risiko utama
KondisiFrekuensi Buang Air KecilPenyebab Utama
Normal4-8 kali/hariKebutuhan cairan 2 liter/hari
Beser pada wanitaLebih dari 8 kali/hariInfeksi saluran kemih, kandung kemih aktif
Beser pada pria lansiaLebih dari 8 kali/hariPembesaran prostat jinak
"Beser atau Overactive Bladder (OAB) merupakan sebuah gangguan fungsi berkemih yang mengakibatkan rasa ingin segera berkemih." – Prof. dr. Harrina Erlianti Rahardjo, SpU (K), PhD, Ketua PERKINA

Perhatian Khusus untuk Lansia dan Wanita Hamil

Lansia dan wanita hamil termasuk kelompok yang rentan mengalami beser. Pada lansia, penurunan fungsi otot kandung kemih dan masalah kesehatan lain seperti diabetes memperparah kondisi ini.

Wanita hamil mengalami peningkatan tekanan pada kandung kemih akibat janin sehingga sering merasa ingin berkemih. Pendekatan pengelolaan harus hati-hati dan disesuaikan dengan kondisi fisik masing-masing individu.

Bagaimana Cara Melatih Kandung Kemih secara Efektif?

Latihan kandung kemih adalah metode konservatif yang direkomendasikan untuk mengatasi beser. Caranya dengan menunda buang air kecil secara bertahap untuk meningkatkan kapasitas kandung kemih dan mengurangi dorongan berlebihan.

Mulailah dengan menahan kencing selama beberapa menit setelah rasa ingin muncul, lalu tingkatkan secara bertahap. Metode ini membutuhkan konsistensi dan kesabaran untuk hasil optimal.

Langkah Pencegahan Agar Beser Tidak Bertambah Parah

Mencegah beser bertambah parah adalah langkah penting. Berikut beberapa tindakan yang direkomendasikan:

  • Rutin melakukan pemeriksaan kesehatan terutama bagi lansia dan wanita hamil.
  • Mengelola pola hidup sehat dengan asupan cairan seimbang dan nutrisi cukup.
  • Menghindari konsumsi berlebihan minuman diuretik dan stimulan kandung kemih.
  • Melakukan senam dasar panggul secara rutin untuk memperkuat otot penyangga kandung kemih.
Cara Efektif Mengatasi Penyakit Beser | RSI Sultan Agung

Konsultasikan dengan profesional medis sebelum mengambil tindakan apa pun terkait penanganan beser. Informasi ini bersifat edukasi dan tidak menggantikan diagnosa medis dari dokter. Mengelola beser secara tepat dapat meningkatkan kualitas hidup dan kenyamanan aktivitas sehari-hari.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed