Kurs Dolar AS di BCA, Mandiri, BRI, dan BNI Turun Tipis 14 Agustus 2026

Smallest Font
Largest Font

Kurs dolar AS di Bank BCA, Bank Mandiri, Bank Rakyat Indonesia (BRI), dan Bank Negara Indonesia (BNI) pada Jumat, 14 Agustus 2026, mengalami penurunan tipis dibandingkan pekan sebelumnya. Penurunan nilai tukar ini tercatat terjadi di tengah fluktuasi pasar valuta asing yang dipengaruhi sentimen global dan kondisi ekonomi domestik.

Berdasarkan data resmi masing-masing bank, kurs e-rate beli dolar AS di Bank BCA tercatat di Rp17.800, sedangkan kurs jual berada di Rp17.820 pada hari ini. Sementara itu, Bank Mandiri mematok kurs special rate beli sebesar Rp17.805 dan jual Rp17.835. Bank BRI dan BNI juga mencatat penurunan serupa dengan kurs beli masing-masing Rp17.875 dan Rp17.860, serta kurs jual di kisaran Rp17.890 hingga Rp17.900.

Penurunan ini berbeda tipis dibandingkan posisi kurs dolar pada 10 Agustus 2026, di mana Bank BCA mencatat e-rate beli Rp17.807 dan jual Rp17.827, serta Bank Mandiri pada special rate beli Rp17.810 dan jual Rp17.840. Pergerakan ini menunjukkan kecenderungan stabilitas nilai tukar di pasar domestik dengan pergerakan minor dalam beberapa hari terakhir.

Penjelasan Kurs E-Rate

Kurs e-rate adalah nilai tukar yang digunakan untuk transaksi elektronik seperti transfer antarbank dan transaksi online. Biasanya kurs ini lebih stabil dan menjadi acuan resmi bagi nasabah yang melakukan transaksi non tunai di bank-bank besar seperti BCA, Mandiri, BRI, dan BNI.

Penjelasan Kurs TT Counter

Sementara itu, kurs TT counter adalah kurs yang berlaku untuk transaksi tunai di teller bank. Kurs ini biasanya sedikit berbeda dan bisa lebih tinggi dibandingkan e-rate, karena mencakup biaya layanan dan risiko transaksi tunai. Contohnya, Bank BCA pada 10 Agustus 2026 mencatat kurs TT counter beli Rp17.720 dan jual Rp18.000.

Konteks Pergerakan Nilai Tukar Rupiah

Menurut data terbaru, rupiah terhadap dolar AS mengalami fluktuasi kecil dalam sepekan terakhir. Pada 13 Agustus 2026, rupiah tercatat melemah tipis sebesar 0,01% ke Rp17.879 per dolar AS, sementara pada 10 Agustus 2026 rupiah menguat 0,15% ke Rp17.897. Kondisi ini dipengaruhi oleh dinamika ekonomi global dan kebijakan moneter yang diambil oleh bank sentral Indonesia dan Amerika Serikat.

"Pergerakan kurs dolar di bank-bank besar seperti BCA, Mandiri, BRI, dan BNI mencerminkan kondisi pasar yang relatif stabil dengan pengaruh sentimen global yang masih mendominasi," ujar analis pasar valuta asing dari sebuah lembaga keuangan nasional.

Implikasi bagi Nasabah dan Investor

Arah menuju Bank BNI, BCA, Bank Mandiri, dan KJRI Hongkong oleh Yuk Hal Channel #bni #BRI #BCA #kjri

Penurunan tipis kurs dolar ini memberikan peluang bagi nasabah yang ingin melakukan pembelian dolar dengan harga lebih rendah, terutama untuk kebutuhan bisnis dan investasi. Namun, perbedaan kurs antar bank dan jenis transaksi (e-rate vs TT counter) perlu menjadi pertimbangan agar mendapatkan nilai tukar terbaik.

Berikut tabel ringkasan kurs dolar AS per 14 Agustus 2026 di bank-bank besar:

BankE-Rate BeliE-Rate JualTT Counter BeliTT Counter Jual
BCARp17.800Rp17.820Rp17.710Rp17.990
MandiriRp17.805 (Special Rate)Rp17.835 (Special Rate)
BRIRp17.875Rp17.890Rp17.740Rp18.030
BNIRp17.860Rp17.900

Pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dipantau terus oleh pelaku pasar dan otoritas keuangan untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional. Nasabah dianjurkan memantau kurs harian di bank pilihan agar mendapat informasi terkini.

Informasi ini bukan saran investasi. Konsultasikan dengan penasihat keuangan.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow