Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS Stabil di Rp18.000 pada 9 Agustus 2026

Smallest Font
Largest Font

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada hari Minggu, 9 Agustus 2026, bertahan stabil di sekitar Rp18.000 per USD di pasar valuta asing Indonesia. Kondisi ini terjadi di tengah dinamika pasar global dan domestik yang masih bergejolak menjelang akhir pekan.

Berdasarkan data Bank Indonesia per 7 Agustus 2026 pukul 14:51 WIB, kurs jual USD/IDR tercatat sebesar Rp18.008,60 dan kurs beli di angka Rp17.829,40. Sementara itu, data dari Bank Central Asia (BCA) menunjukkan kurs jual di level Rp18.000 dan kurs beli sekitar Rp17.720 sampai Rp17.770 per dolar AS pada tanggal yang sama.

Stabilitas nilai tukar ini menunjukkan kondisi pasar yang relatif tenang dibandingkan minggu sebelumnya, di mana rupiah sempat mengalami fluktuasi yang cukup signifikan akibat sentimen global dan kebijakan moneter di Amerika Serikat. Rupiah kini bergerak dalam rentang Rp17.800 hingga Rp18.000 per dolar AS, mencerminkan keseimbangan antara permintaan dan penawaran valuta asing di dalam negeri.

Pengaruh Global dan Kebijakan Moneter

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada awal Agustus 2026 dipengaruhi oleh kebijakan suku bunga The Fed yang masih mempertahankan tingkat tinggi untuk menekan inflasi. Hal ini membuat dolar AS tetap kuat di pasar internasional, sehingga memberikan tekanan pada mata uang emerging market termasuk rupiah.

Namun, Bank Indonesia juga melakukan intervensi pasar dan kebijakan moneter untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah agar tidak terlalu bergejolak, mengingat ketergantungan Indonesia pada impor barang dan investasi asing yang memerlukan dolar.

Perbandingan dengan Mata Uang Lain

Selain dolar AS, nilai tukar rupiah terhadap mata uang utama lain seperti euro (EUR), pound sterling (GBP), dan yen Jepang (JPY) juga relatif stabil. Kurs jual euro berada di kisaran Rp20.790,93 (BI) dan Rp20.775,28 (BCA), sedangkan pound sterling sekitar Rp24.239,58 (BI) dan Rp24.253,70 (BCA). Yen Jepang untuk 100 unit tercatat Rp11.409,40 (BI) dan Rp11.411,00 (BCA).

Dampak dan Implikasi bagi Masyarakat dan Pelaku Pasar

Stabilitas nilai tukar rupiah memberikan sinyal positif bagi pelaku usaha dan investor karena mengurangi risiko fluktuasi valuta asing yang tajam dalam jangka pendek. Para eksportir dan importir dapat merencanakan kegiatan bisnis dengan lebih pasti, sementara masyarakat umum dapat mengantisipasi harga barang impor yang tidak melonjak drastis.

"Bank Indonesia terus memantau pergerakan nilai tukar dan siap melakukan langkah-langkah stabilisasi jika diperlukan demi menjaga kestabilan ekonomi nasional," ujar Kepala Departemen Moneter BI dalam rilis resmi.
Update Kurs Rupiah 4 Agustus 2026 | Kabar Siang | tvOneNews

Penjelasan Kurs Jual dan Kurs Beli

Kurs jual adalah harga di mana bank atau lembaga keuangan menjual dolar kepada nasabah, sedangkan kurs beli adalah harga yang diberikan kepada nasabah saat membeli dolar dari mereka. Perbedaan ini merupakan salah satu sumber keuntungan bank dalam transaksi valuta asing.

Risiko dan Catatan untuk Trading Mata Uang

Meski nilai tukar saat ini relatif stabil, risiko trading mata uang tetap ada, seperti volatilitas pasar global, perubahan kebijakan ekonomi, dan faktor geopolitik. Pelaku pasar disarankan untuk selalu mengikuti perkembangan terbaru dan berhati-hati dalam mengambil keputusan investasi.

TanggalKurs Jual (IDR/USD)Kurs Beli (IDR/USD)Keterangan
07 Agustus 202618.008,6017.829,40Data Bank Indonesia
07 Agustus 202618.000,0017.720,00 - 17.770,00Data Bank BCA
Informasi ini bukan saran investasi. Konsultasikan dengan penasihat keuangan.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed