Kurs Dolar Menguat ke Rp17.923 pada 7 Agustus 2026

Smallest Font
Largest Font

Kurs dolar Amerika Serikat (AS) menguat ke posisi Rp17.923 pada perdagangan pasar spot di Indonesia, Jumat, 7 Agustus 2026. Penguatan ini terjadi bersamaan dengan pergerakan positif mata uang Asia dan penurunan harga minyak dunia.

Pada 6 Agustus 2026, kurs rupiah di pasar spot menguat sebesar Rp10 atau 0,06% menjadi Rp17.923 per dolar AS, sementara kurs Jisdor Bank Indonesia juga naik Rp18 atau 0,10% ke level Rp17.919 per dolar AS. Data transaksi BI pada 7 Agustus menunjukkan kurs jual dolar berada di Rp18.008,60 dan kurs beli Rp17.829,40.

Penguatan rupiah ini didorong oleh kondisi pasar global yang menunjukkan pelemahan indeks dolar AS secara terbatas setelah tiga hari berturut-turut melemah dengan indeks berada di bawah level 100 selama enam hari beruntun. Indeks dolar AS menguat tipis 0,07% menjadi 99,74 pada 6 Agustus 2026.

Dukungan lain datang dari penguatan beberapa mata uang Asia seperti Baht Thailand yang naik 0,20%, dolar Taiwan 0,17%, dan ringgit Malaysia 0,10%. Sebaliknya, beberapa mata uang regional melemah, seperti won Korea dan yen Jepang yang turun masing-masing 0,11%.

Harga Minyak Dunia dan Pengaruhnya

Harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) bergerak di kisaran US$75 hingga US$77 per barel dalam tiga hari terakhir, mencatat level terendah dalam tiga pekan terakhir. Penurunan harga minyak ini turut memberikan tekanan pada dolar AS sehingga membuka ruang bagi penguatan rupiah.

Kondisi ini menunjukkan korelasi antara harga minyak dan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS yang cukup signifikan, mengingat Indonesia sebagai negara pengimpor minyak akan merasakan dampak pada neraca perdagangan dan nilai tukar mata uangnya.

Statistik Nilai Tukar Rupiah Terbaru

PeriodeNilai TertinggiNilai TerendahRata-rataPerubahan (%)
30 Hari Terakhir18.16417.88018.012-1,12
90 Hari Terakhir18.20917.37017.885+3,20

Penguatan Rupiah dan Dampaknya

Penguatan rupiah pada perdagangan hari ini memberikan dampak positif bagi perekonomian Indonesia, khususnya dalam hal stabilitas harga impor dan pengelolaan utang luar negeri yang berdenominasi dolar AS. Namun, fluktuasi nilai tukar tetap harus diwaspadai karena dipengaruhi oleh berbagai faktor eksternal dan internal.

  • Penguatan kurs rupiah dapat menurunkan biaya impor barang dan bahan baku.
  • Nilai tukar yang stabil membantu menjaga inflasi tetap terkendali.
  • Investor akan melihat peluang lebih baik dengan mata uang yang menguat.
"Informasi ini bukan saran investasi. Konsultasikan dengan penasihat keuangan."
Update Kurs Rupiah 5 Agustus 2026 Kabar Siang | tvOneNews

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow