Kurs Dolar AS di BCA Mandiri BRI dan BNI Terkini 3 Agustus 2026
Kurs dolar AS di bank-bank besar Indonesia seperti BCA, Bank Mandiri, BRI, dan BNI pada hari Senin, 3 Agustus 2026, bergerak dalam rentang Rp17.800 hingga Rp18.170 per dolar AS, mencerminkan penguatan nilai tukar rupiah yang stabil setelah penutupan perdagangan akhir Juli.
Bank Central Asia (BCA) menetapkan kurs e-Rate untuk pembelian dolar di angka Rp17.990 dan penjualan Rp18.080, sementara pada transaksi TT Counter dan Bank Notes, harga beli Rp17.870 dan jual Rp18.150. Bank Rakyat Indonesia (BRI) mematok kurs beli e-Rate Rp17.897 dan jual Rp18.099, dengan kurs TT Counter Rp17.870 beli dan Rp18.170 jual.
Bank Mandiri menggunakan Special Rate dengan nilai beli dolar Rp18.040 dan jual Rp18.070, sedangkan untuk TT Counter dan Bank Notes, harga beli di Rp17.800 dan jual Rp18.100. Bank Negara Indonesia (BNI) menetapkan Special Rate beli Rp17.970 dan jual Rp18.070, serta TT Counter dan Bank Notes dengan harga beli Rp17.800 dan jual Rp18.100.
Penguatan rupiah terhadap dolar AS tercatat pada penutupan perdagangan Jumat, 31 Juli 2026, di level Rp18.022 per dolar dengan peningkatan sebesar 0,49 persen. Rentang nilai tukar hari ini berada di kisaran yang serupa, menandakan stabilitas pasar valas domestik di tengah dinamika ekonomi global.
Pergerakan kurs yang bervariasi antara e-Rate, TT Counter, dan Special Rate menunjukkan perbedaan spread yang disesuaikan dengan jenis transaksi, di mana e-Rate biasanya memiliki spread paling tipis karena transaksi dilakukan secara digital.
Konteks dan Proyeksi Mingguan
Berdasarkan data dan analisis pasar, pekan pertama Agustus 2026 diperkirakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS akan bergerak di kisaran Rp17.850 hingga Rp18.150. Hal ini didasari oleh sentimen positif dari penguatan ekonomi domestik dan stabilitas pasar keuangan.
BNI memperkirakan nilai jual dolar AS pada kisaran Rp18.050 dengan nilai beli sekitar Rp17.750 untuk transaksi tertentu, mencerminkan ekspektasi pasar yang moderat namun optimis.
Perbedaan Kurs di Berbagai Bank
Perbedaan kurs antara e-Rate dan TT Counter di bank-bank besar terkait dengan metode transaksi dan biaya operasional. Transaksi digital lewat e-Rate menawarkan harga lebih kompetitif dibandingkan transaksi lewat counter fisik yang biasanya mengenakan spread lebih lebar sebagai kompensasi layanan langsung.
| Bank | Jenis Kurs | Kurs Beli (Rp) | Kurs Jual (Rp) |
|---|---|---|---|
| BCA | e-Rate | 17.990 | 18.080 |
| BCA | TT Counter & Bank Notes | 17.870 | 18.150 |
| BRI | e-Rate | 17.897 | 18.099 |
| BRI | TT Counter | 17.870 | 18.170 |
| Mandiri | Special Rate | 18.040 | 18.070 |
| Mandiri | TT Counter & Bank Notes | 17.800 | 18.100 |
| BNI | Special Rate | 17.970 | 18.070 |
| BNI | TT Counter & Bank Notes | 17.800 | 18.100 |
Catatan dan Sumber Data
Bank Indonesia (BI) menggunakan kurs tengah JISDOR sebagai acuan nasional untuk kurs valuta asing. Data kurs yang tercatat di bank-bank besar ini disesuaikan dengan kondisi pasar dan kebijakan masing-masing institusi perbankan.
"Kurs e-Rate memberikan spread paling tipis karena transaksi dilakukan secara digital, berbeda dengan TT Counter yang melayani transaksi fisik langsung," ujar analis pasar valuta asing di salah satu bank nasional.
Informasi ini bukan saran investasi. Konsultasikan dengan penasihat keuangan.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow