Harga Sembako Hari Ini Naik Dipicu Kenaikan BBM dan Musim Hujan
Harga sembako hari ini, Rabu 12 Agustus 2026, menunjukkan kenaikan di berbagai komoditas utama seperti minyak goreng, cabai, dan daging ayam di sejumlah wilayah Indonesia. Kenaikan ini terjadi di tengah pengaruh tarif angkutan barang yang naik akibat kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) serta kondisi musim hujan yang mempengaruhi pasokan dan harga sejumlah komoditas.
Harga Minyak Goreng dan Cabai
Berdasarkan pantauan Econiq.id yang mengolah data real-time dari 34 provinsi, harga minyak goreng kemasan 1 liter berkisar antara Rp12.000 hingga Rp14.800, sedangkan minyak goreng jerigen 5 liter dipatok antara Rp63.000 hingga Rp67.000. Di sisi lain, harga cabai rawit merah di Banten tercatat naik menjadi Rp50.583 per kilogram, naik 0,83% dibandingkan hari sebelumnya, sementara cabai merah keriting juga naik 1,99% menjadi Rp42.708 per kilogram menurut data SP2KP Kemendag pada 11 Agustus 2026 pukul 15.44 WIB.
Harga Daging Ayam dan Telur
Harga daging ayam ras di Sumatera Selatan naik paling signifikan sebesar Rp353 (0,94%) menjadi Rp38.059 per kilogram, sedangkan telur ayam ras di Banten juga naik 0,34% menjadi Rp25.146 per kilogram. Namun, di Sumatera Selatan harga telur ayam ras turun 0,91% menjadi Rp25.657 per kilogram, mencerminkan perbedaan dinamika pasar antar daerah.
Faktor Penyebab Kenaikan Harga Sembako
Kenaikan harga sembako ini terutama disebabkan oleh faktor kenaikan harga BBM yang langsung berdampak pada tarif angkutan barang kebutuhan pokok sehari-hari. Selain itu, musim hujan yang sedang berlangsung mempengaruhi pasokan sayur mayur dan beras yang cenderung turun harga, sementara lauk pauk seperti ayam dan ikan justru mengalami kenaikan harga.
Pengaruh Kenaikan BBM
Kenaikan harga bahan bakar minyak meningkatkan biaya logistik yang kemudian diteruskan ke harga jual sembako di pasar. Hal ini menurut data dari sumber resmi di Econiq.id dan SP2KP Kemendag yang memantau harga di berbagai wilayah secara terperinci.
Pengaruh Musim Hujan terhadap Harga
Musim hujan menyebabkan pasokan sayur mayur menurun karena kondisi tanam dan panen yang kurang menguntungkan. Sementara itu, kenaikan harga daging ayam dan ikan terjadi karena biaya produksi dan distribusi ikut terdampak kondisi cuaca yang tidak menentu.
Perbandingan Harga dan Kondisi Pasar
Jika dibandingkan dengan data harga sembako minggu lalu, harga cabai rawit merah dan daging ayam menunjukkan tren kenaikan yang konsisten, sedangkan harga minyak goreng relatif stabil dengan sedikit fluktuasi di beberapa daerah. Perbedaan ini memperlihatkan bagaimana faktor lokal dan musiman berperan penting dalam perubahan harga harian.
| Komoditas | Harga (Rp/kg atau Rp/liter) | Perubahan (%) | Wilayah | Tanggal |
|---|---|---|---|---|
| Cabai Rawit Merah | 50.583 | +0,83 | Banten | 11 Agustus 2026 |
| Cabai Merah Keriting | 42.708 | +1,99 | Banten | 11 Agustus 2026 |
| Daging Ayam Ras | 38.059 | +0,94 | Sumatera Selatan | 11 Agustus 2026 |
| Minyak Goreng Jerigen 5 liter | 63.000–67.000 | – | Nasional | Agustus 2026 |
Kutipan Narasumber
"Kenaikan harga bahan bakar minyak menjadi faktor utama yang mendorong naiknya biaya logistik sehingga harga sembako ikut terdampak," ujar perwakilan dari Econiq.id yang memantau harga pangan di seluruh Indonesia.
Harga komoditas dapat berfluktuasi sewaktu-waktu. Berbelanja dengan bijak dan pantau informasi harga resmi dari pemerintah.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow