Harga Emas Dunia Turun ke Sekitar 4.040 USD per Ons Pada 2 Agustus 2026

Smallest Font
Largest Font

Harga emas dunia pada Minggu, 2 Agustus 2026, tercatat turun ke kisaran 4.040 USD per ons, melanjutkan koreksi setelah pencapaian kenaikan bulanan pertama sejak Februari pada Juli. Penurunan ini terjadi di tengah dinamika pasar global yang mempengaruhi sentimen investor terhadap logam mulia.

Berdasarkan data pada 31 Juli 2026, harga emas berada di angka 4.042,97 USD per troy ons, turun sekitar 1,47% dibandingkan hari sebelumnya. Koreksi harga ini mengikuti kenaikan sebesar 0,29% selama bulan Juli, yang menandai perubahan tren setelah beberapa bulan mengalami penurunan.

Harga emas tahun ini masih menunjukkan performa positif dengan kenaikan tahunan mencapai 20,22% dibandingkan Agustus 2025. Titik tertinggi sepanjang masa mencapai 5.608,35 USD per ons pada Januari 2026, sebelum mengalami penyesuaian harga secara bertahap.

Faktor Penyebab Fluktuasi Harga

Fluktuasi harga emas dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk sentimen pasar global, nilai tukar dolar AS, serta kondisi inflasi yang mempengaruhi daya beli investor. Harga emas yang dikenal sebagai aset lindung nilai sering bergerak berlawanan arah dengan dolar AS dan dipengaruhi oleh kebijakan moneter bank sentral.

Menurut laporan analis pasar, penguatan dolar AS dan ekspektasi kenaikan suku bunga menjadi salah satu pemicu koreksi harga emas. Di sisi lain, ketidakpastian ekonomi global tetap memberikan dukungan permintaan emas sebagai aset safe haven.

Perbandingan dengan Logam Mulia Lain

Sementara harga emas mengalami koreksi, harga logam mulia lain seperti perak dan tembaga juga mencatat penurunan. Pada 31 Juli, harga perak turun menjadi 57,62 USD per ons, turun 2,35% hari itu dan 2,48% selama sebulan. Harga tembaga berada di angka 6,44 USD, turun tipis 0,13% pada hari yang sama namun naik 5,10% selama sebulan terakhir.

Prediksi Harga Emas Kuartal dan Tahun 2026

Proyeksi harga emas pada akhir kuartal ketiga 2026 diperkirakan mencapai 4.120,17 USD per troy ons, dengan prediksi kenaikan lebih lanjut hingga 4.430,86 USD per ons dalam 12 bulan mendatang. Proyeksi ini didasarkan pada analisis tren historis dan kondisi ekonomi makro global.

Cadangan emas di beberapa negara juga menjadi indikator penting. Pada Maret 2026, cadangan emas Amerika Serikat tercatat sebesar 8.133,46 ton, Rusia 2.304,75 ton, Italia 2.451,84 ton, India 880,52 ton, dan Jerman 3.350,25 ton. Cadangan ini berkontribusi pada stabilitas dan keamanan pasokan emas di pasar global.

Harga Emas dalam Rupiah dan Dampak Ekonomi

Pergerakan harga emas dunia juga berpengaruh pada harga emas dalam negeri, termasuk harga emas Antam yang menjadi acuan di pasar Indonesia. Penurunan harga emas dunia biasanya akan berdampak pada penyesuaian harga emas per gram di Indonesia, yang juga dipengaruhi oleh kurs dolar ke rupiah hari ini dan faktor pajak impor.

Para investor dan masyarakat umum disarankan untuk memahami fluktuasi harga emas dan faktor-faktor yang memengaruhinya agar dapat mengambil keputusan investasi lebih bijak. Harga emas yang naik turun menuntut pengawasan pasar secara berkala.

"Harga emas saat ini mengalami koreksi yang wajar setelah beberapa bulan mengalami kenaikan, hal ini dipengaruhi oleh perubahan sentimen pasar dan kebijakan moneter global," ujar analis pasar dari sebuah lembaga riset keuangan.
Harga Emas Dunia Melemah ke Level US.083 per Troy Ons Imbas Sentimen The Fed | Nusantara TV
LogamHarga 31 Juli 2026 (USD)Persentase Perubahan Harian (%)Perubahan Bulanan (%)Perubahan Tahunan (%)
Emas4.042,97-1,47+0,29+20,22
Perak57,62-2,35-2,48+55,60
Tembaga6,44-0,13+5,10
  • Harga emas dunia turun ke sekitar 4.040 USD per ons pada 2 Agustus 2026.
  • Penurunan mengikuti kenaikan bulanan pertama sejak Februari pada Juli 2026.
  • Harga emas naik 20,22% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
  • Kurs dolar AS dan kebijakan moneter global menjadi faktor utama fluktuasi harga.
  • Cadangan emas negara-negara besar tetap stabil mendukung pasokan global.
Harga komoditas dapat berfluktuasi sewaktu-waktu. Berbelanja dengan bijak dan pantau informasi harga resmi dari pemerintah.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed