Sariawan di Lidah 2 Minggu Tak Sembuh? Ini Tiga Jenis dan Cara Mengatasinya

Smallest Font
Largest Font

Sariawan di lidah sering kali memicu rasa perih luar biasa yang membuat Anda mendadak sulit mengunyah makanan atau sekadar berbicara dengan nyaman. Kondisi peradangan yang terjadi di lapisan mukosa mulut ini tidak hanya menyerang lidah, tetapi juga bisa muncul di gusi, pipi bagian dalam, dan bibir dalam. Memahami cara mengatasi sariawan di lidah dengan tepat secara medis sangat penting agar luka tersebut tidak semakin meradang dan mengganggu aktivitas harian.

Konsultasikan dengan profesional medis sebelum mengambil tindakan medis yang lebih jauh terkait kondisi kesehatan mulut Anda.

Sariawan biasanya memiliki bentuk bulat atau lonjong yang sangat khas saat diamati di dalam rongga mulut. Bagian tengah luka umumnya berwarna putih atau kekuningan, sementara area tepinya dikelilingi oleh warna kemerahan akibat peradangan aktif.

Ukuran sariawan di lidah biasanya kurang dari 10 milimeter, namun rasa nyeri yang dihasilkan tetap bisa terasa sangat menyiksa.

"Yang pasti (sariawan di lidah) sakit dan tidak nyaman. Anda jadi sulit merasakan makanan atau minuman yang masuk," ujar dr. Devia Irine Putri sebagaimana dilansir dari KlikDokter.

Secara medis, gangguan mukosa mulut ini terbagi menjadi tiga kategori utama berdasarkan ukuran dan tingkat keparahannya.

1. Sariawan Minor

Jenis minor merupakan kasus yang paling sering ditemukan pada sebagian besar masyarakat.

Ukurannya tergolong kecil yaitu kurang dari 1 sentimeter dan umumnya dapat sembuh sendiri dalam kurun waktu 7 hari.

2. Sariawan Mayor

Kategori mayor memiliki diameter luka yang jauh lebih besar dibandingkan jenis minor.

Proses pemulihan luka mayor membutuhkan waktu yang lebih lama, bahkan bisa memakan waktu hingga 4 minggu penuh.

3. Sariawan Herpetiformis

Jenis herpetiformis ditandai dengan kemunculan luka dalam jumlah sangat banyak sekaligus, berkisar antara 10 hingga 100 luka kecil.

Kumpulan luka kecil tersebut kemudian saling menyatu dan membentuk ulkus berukuran besar di dalam rongga mulut.

Karakteristik Tiga Jenis Sariawan di Mulut
Jenis SariawanUkuran LukaWaktu Penyembuhan
Minor< 1 cm7 hari
Mayor> 1 cm4 minggu
HerpetiformisKelompok luka kecil7–14 hari

Berbagai Faktor Pemicu Munculnya Luka di Lidah

Munculnya sariawan di rongga mulut bukan terjadi tanpa alasan yang jelas. Dokter Devia Irine Putri memaparkan bahwa munculnya sariawan ini bisa disebabkan oleh banyak hal, mulai dari masalah trauma hingga kebersihan mulut. Faktor trauma fisik yang paling sering dijumpai adalah kondisi lidah yang tidak sengaja tergigit saat mengunyah makanan cepat-cepat.

Selain trauma akibat gigitan, beberapa kebiasaan harian dan kondisi tubuh tertentu juga turut memicu luka mukosa ini.

  • Menggosok gigi terlalu keras menggunakan bulu sikat yang kasar.
  • Kondisi stres psikologis berkepanjangan yang menurunkan imunitas tubuh.
  • Perubahan hormonal yang kerap terjadi pada siklus bulanan wanita.
  • Kekurangan asupan vitamin esensial di dalam tubuh.
  • Alergi terhadap jenis makanan tertentu yang memicu reaksi jaringan mulut.
  • Infeksi bakteri atau virus serta manifestasi dari kondisi autoimun tubuh.

Faktor risiko ini juga sering meningkat drastis saat seseorang sedang menjalankan ibadah puasa.

Dilansir dari Haibunda, sariawan saat puasa dapat disebabkan oleh kondisi mulut kering karena kurang minum, kurang tidur, dan kebiasaan mengonsumsi makanan pedas atau asam saat sahur dan buka.

Sariawan di Mulut dan Lidah Apakah Berbahaya | Halodoc

Cara Medis dan Alami Mengatasi Sariawan di Lidah

Sebagian besar kasus sariawan di lidah sebenarnya dapat sembuh dengan sendirinya dalam waktu satu atau dua minggu. Pernyataan ini diperkuat oleh dr. Cynthia Rindang Kusumaningtyas, Sp.A, yang dilansir dari Kompas, bahwa sariawan dapat sembuh dengan sendirinya dalam 7-14 hari. Namun, untuk meredakan rasa perih yang mengganggu, ada beberapa langkah penanganan mandiri yang aman dan sesuai anjuran ahli.

Langkah pertama adalah menjaga kebersihan rongga mulut secara ekstra lembut dengan menyikat gigi secara perlahan dan menggunakan benang gigi.

Hindari makanan yang memicu rasa perih makin parah, seperti hidangan yang terlalu pedas, terlalu asam, atau bertekstur keras.

Pemberian Obat Generik yang Aman

Jika rasa nyeri tidak tertahankan, penggunaan obat generik pereda nyeri seperti parasetamol atau ibuprofen dapat membantu meredakan rasa tidak nyaman. Penting untuk dicatat bahwa masyarakat tidak boleh lagi sembarangan menggunakan produk obat aneh yang belum teruji keamanannya.

Sebagai contoh, obat sariawan yang mengandung Policresulen sudah tidak lagi disarankan sejak tahun 2018 oleh BPOM karena berisiko merusak jaringan mukosa. Gunakan obat generik yang diaplikasikan langsung pada luka sesuai dengan rekomendasi yang diberikan oleh dokter atau apoteker.

Kapan Harus Memeriksakan Kondisi Lidah ke Dokter?

Meskipun sebagian besar luka di lidah bersifat jinak dan temporer, Anda tetap harus waspada terhadap tanda-tanda abnormal.

Sariawan yang menetap lebih dari dua minggu tanpa ada tanda-tanda mengecil wajib diwaspadai sebagai gejala gangguan kesehatan lain yang lebih serius. Segera kunjungi fasilitas kesehatan jika sariawan terus muncul berulang di tempat yang sama atau disertai dengan pembengkakan kelenjar getah bening. Pemeriksaan dini oleh dokter spesialis akan membantu mendeteksi apakah luka tersebut merupakan gejala awal penyakit berbahaya atau murni sariawan biasa.

Melakukan perubahan gaya hidup sehat dengan tidur cukup, minum air putih yang banyak, dan menghentikan kebiasaan merokok merupakan investasi terbaik untuk mencegah sariawan kembali kambuh di kemudian hari.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed